Profil NAPZA
Instalasi Napza RSJ. Prof. HB. Saanin Padang merupakan salah satu IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) berdasar Permenkes tahun 2011 merupakan salah satu tempat penyalahguna bisa melaporkan diri dan mendapat bantuan pelayanan rehabilitasi napza. Pelayanan yang diberikan berupa pelayananan rehabilitasi rawat jalan, dan pelayanan rehabilitasi rawat inap.
Permenkes No 17 tahun 2023 yang terbaru mengatur bagaimana pembiayaan dari rehabilitasi Napza baik rawat jalan maupun rawat inap. Dengan adanya pembiayaan oleh Kemenkes untuk rehabilitasi rawat jalan dan rehabilitasi rawat inap pada warga negara yang tidak mampu dibuktikan dengan kartu BPJS PBI atau SKTM (Surat Keterangn Tidak Mampu) membantu masyarakat yang ingin mendapat bantuan supaya terlepas dari ketergantungan napza. Demikian juga untuk kasus putusan pengadilan dibiayai oleh Kemenkes sesuai dengan Undang-Undang bahwa penyalahguna Napza sebaiknya direhabilitasi bukan di penjara. Untuk kasus hukum yang belum disidang (Restorasi Justice) pembiayaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumatra Barat.
Pelayanan-pelayanan yang dapat diberikan oleh Instalasi Napza
- 1. Pelayanan Rehabilitasi Rawat Jalan
Pelayanan rehabilitasi rawat jalan dilakukan di poliklinik Napza yang berada di Poliklinik Premium Wing. Jam Pelayanan : 08:00 - 12:00 WIB. Poli Napza mempunyai tenaga 1 Perawat poli dengan 1 orang Dokter, dimana jadwal Dokter yang bertugas bergantian setiap harinya. - 2. Pelayanan Rehabilitasi Rawat Inap
Penyalahguna yang datang voluntir/sukarela diputuskan untuk rehabilitasi rawat inap atau tidak berdasarkan hasil dari assessmen yang telah dilakukan oleh dokter Napza dan waktu rehabilitasi adalah 3 bulan. Penyalahguna Napza dengan putusan pengadilan lamanya rehabilitasi rawat inap sesuai putusan hakim yang sudah ditetapkan. Penyalahguna Restorasi Justice lama rehabilitasi 3 bulan. Metode yang digunakan untuk rehabilitasi rawat inap adalah TC / Terapi Komunitas.
Kegiatan dan Program Rehabilitasi Rawat Inap:
- 1. Detoksifikasi masa pembersihan dari zat dan persiapan untuk program selama 10-15 hari
- 2. Program Primary program TC dengan role modelnya koselor adiksi, mempunyai aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh semua anggota family.
- 3. Vokasional kegiatan yang dilakukan untuk membekali residen dengan keterampilan.
- 4. Spiritual kegiatan keagamaan yang dipimpin oleh ustad.
- 5. Outing kegiatan untuk rekreasi residen keluar facility.
- 6. Kegiatan Musik kegiatan untuk mengembangkan jiwa seni residen.
- 7. Olahraga kegiatan untuk meningkatkan kebugaran residen.
Struktur Organisasi